• Selamat Datang di Website Resmi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Gianyar, Alamat : Jalan Kesatrian No. 16x, Gianyar - Bali - Indonesia
Baca Berita

Rapat Koordinasi Pendataan dan Verifikasi Rumah Tangga Miskin (RTM) Tahun 2014

Oleh : bappeda | 17 September 2014 | Dibaca : 1429 Pengunjung

Konsep tentang kemiskinan sangat beragam, mulai dari sekedar ketidakmampuan memenuhi kebutuhan konsumsi dasar dan memperbaiki keadaan, kurangnya kesempatan berusaha, hingga pengertian yang lebih luas yang memasukkan aspek sosial dan moral. Hal ini disampaikan I Gusti Ngurah Gede Suwastika, ST.,MAP Kabid Kesos Kebudayaan Kemasyarakatan Bappeda Kabupaten Gianyar dalam acara rapat Koordinasi Pendataan dan Verifikasi Rumah Tangga Miskin (RTM) Tahun 2014 di Kabupaten Gianyar. Rapat diselenggarakan hari Rabu (17/09) di ruang Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Gianyar, dihadiri 70 Orang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang ada di tiap-tiap Desa se-Kabupaten Gianyar. Adapun maksud dan tujuan dari rapat Koordinasi ini adalah memberikan pemahaman serta tata cara pengisian Form pendataan kepada seluruh Petugas PSM yang akan melakukan pendataan RTM yang ada di seluruh Kabupaten Gianyar.

Sebagai dasar pelaksanaan Pendataan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 08 Tahun 2012 tentang “Pedoman Pendataan dan Pengelolaan Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dan Potensi dan Sumber Kesejahteraansosial”

Masalah utama yang muncul sehubungan dengan data mikro sekarang ini adalah, selain data tersebut belum tentu relevan untuk kondisi daerah atau komunitas, data tersebut juga hanya dapat digunakan sebagai indikator dampak dan belum mencakup indikator-indikator yang dapat menjelaskan akar penyebab kemiskinan di suatu daerah atau komunitas.. 14 Indikator yang dijadikan acuan pada proses pendataan ini  adalah sebagai berikut :

  1.  Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 m2 per orang.
  2.  Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan.
  3.  Jenis dinding tempat tinggal terbuat dari bambu/rumbia/kayu berkualitas rendah/tembok tanpa diplester
  4.  Tidak memiliki fasilitas buang air besar/bersama-sama dengan rumah tangga lain.
  5.  Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik.
  6.  Sumber air minum berasal dari sumur/mata air tidak terlindung/sungai/air hujan.
  7.  Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/arang/minyak tanah.
  8.  Hanya mengkonsumsi daging/susu/ayam satu kali dalam seminggu.
  9.  Hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun.
  10.  Hanya sanggup makan sebanyak satu/dua kali dalam sehari.
  11.  Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas/poliklinik.
  12.  Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: petani dengan luas lahan 0, 5 ha. Buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan, atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan di bawah Rp 600.000 per bulan.
  13.  Pendidikan tertinggi kepala kepala rumah tangga: tidak sekolah/tidak tamat SD/hanya SD.
  14. Tidak memiliki tabungan/barang yang mudah dijual dengan nilai Rp 500.000, seperti: sepeda motor (kredit/non kredit), emas, ternak, kapal motor, atau barang modal lainnya.


Oleh : bappeda | 17 September 2014 | Dibaca : 1429 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



 AGENDA KEGIATAN
Jajak Pendapat
Bagaimana Pendapat Anda tentang Website Bappeda Kabupaten Gianyar?
TWEET TERBARU
FACEBOOK FANS