Oleh : bappedagianyar | 02 Juli 2020 | Dibaca : 575 Pengunjung
|
Menjelang Hari Raya Saraswati, Bupati Gianyar Made Mahayastra memberikan Rsi Yadnya pada 197 sulinggih se-Kabupaten Gianyar. Dengan melibatkan seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Gianyar, Rsi Yadnya berupa Rsi Bojana secara simbolis diserahkan Bupati Mahayastra kepada kepala OPD di Kantor Bupati Gianyar, Kamis (2/7). Masing-masing OPD selanjutnya menyerahkan Rsi Bojana tersebut ke para sulinggih yang ada di desa binaan masing-masing. Bappeda dan Litbang Kabupaten Gianyar turut serta membagikan Rsi Bojana sebanyak 20 rayunan kepada para Sulinggih di Desa Binaan yaitu Desa Batuan (11 rayunan) dan Desa Sukawati (9 rayunan) dengan dipimpin oleh Kepala Bappeda dan Litbang, Drs. I Gede Widarma Suharta, MM.
Persembahan Rsi Yadnya pada para sulinggih dengan mengambil momen menjelang hari raya Saraswati menurut Bupati Mahayastra dirasa sangat tepat. Mengingat menjelang hari raya Saraswati dan Banyu Pinaruh di Bali masyarakat banyak yang nangkil ke griya membawa boga yadnya. Saat ini semua OPD turun menghaturkan Rsi Yadnya ke masing-masing sulinggih yang ada di masing-masing desa binaan.
Bupati Gianyar Made Mahayastra yang didampingi Wakil Bupati A.A Gde Mayun, Sekdakab Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, ketua DPRD Gianyar Gianyar Wayan Tagel Winarta, Ketua TP.PKK Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra, tangkil ngaturang rsi yadnya di Gria Sanur Pejeng, Griya Singosari Blahbatuh, Griya Kekeran Blega Blahbatuh dan Griya Siwa Budha Banjar Bakbakan Sukawati. Pada kesempatan itu Bupati Mahayastra mengucapkan banyak terima kasih karena para sulinggih sudah mengawal dan mendoakan baik secara sekala maupun niskala sehingga program-program pembangunan di Gianyar berjalan dengan lancar dan aman. Begitu juga dalam pandemi ini, para sulinggih juga sangat berperan dalam penanganan covid 19 secara niskala.
Sementara itu Ida Pedanda Wayahan Bun, mengapresi positif kesigapan Bupati Mahayastra dalam upaya penanganan covid 19, begitu juga dengan bakti yang ditunjukkan pada para sulinggih di Kabupaten Gianyar. Menurut Ida Pedanda, apa yang dihaturkan ini mungkin para sulinggih mampu membeli sendiri. Namun yang harus dilihat adalah makna dari rsi yadnya yang lakukan. Ada yang tidak didapat jika kita membeli di pasar, yaitu bakti atau perhatian pemerintah pada para sulinggih. Wujud bakti inilah yang terkandung dalah rsi yadnya tersebut.
Oleh : bappedagianyar | 02 Juli 2020 | Dibaca : 575 Pengunjung
FORUM PERANGKAT DAERAH/LINTAS PERANGKAT DAERAH KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2022
672Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Semesta Berencana Kabupaten Gianyar Tahun 2022
762Musrenbang Kecamatan Blahbatuh
801Musrenbang Kecamatan Gianyar
572Rapat Persiapan Penyusunan LKPJ Tahun Anggaran 2020