Oleh : bappedagianyar | 14 Februari 2020 | Dibaca : 662 Pengunjung
Pelayanan publik oleh aparatur negara saat ini telah menajdi isu strategis, karena tingkat kualitas kinerja pelayanan public akan menentukan baik buruknya pelayanan kepada masyarakat dan pada gilirannya akan menentukan citra dari aparatur negara. Tidak dapat dipungkiri bahwa pelayanan public yang selama ini dilakukan oleh pemerintah Daerah belum sepenuhnya dapat memenuhi harapan public yang cenderung mengharapkan pelayanan prima dari berbagi aspek.
Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik pasal 2 ayat (1) mewajibkan Penyelenggaraan pelayanan publik melakukan Survei Kepuasan Masyarakat secara berkala minimal 1 (satu) kali setahun, untuk dapat mengidentifikasi sejauh mana kinerja pelayanan publik satu lembaga yaitu dengan survey yang dapat memotret secara rill kinerja pelayanan public dari lemabaga tersebut.
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengumpulan data sekunder melalui penelusuran kepustakaan dan data yang tersedia melalui media online. Dan pengumpulan data primer langsung dikumpulkan dari masyarakat Kabupaten Gianyar yang terpilih sebagai responden. Kategori penilaian dalam kegiatan ini menngunakan metode skala likert yang dibagi menjadi lima bagian yaitu (sugiyono,1011:132):Sangat setuju (SS) diberi skor 5, Setuju (S) diberi skor4,Netral (N)diberi skor 3, Tidak Setuju (TS) diberi skor 2, sangat Tidak Setuju (STS) diberi skor 1.
Berdasarkan hasil pengumpulan data, menunujukkan pada rentan usia 36-45 tahun menjadi retan usia yang terbanyak sebagai responden yaitu sekitar 30,2%. Sedangkan rentan usia terendah yaitu pada usia diatas 66 tahun yaitu sekitar 5,5%. Presentase responden tersebut telah mampu mewakili pemikiran lintas generasi sehingga jawaban setiap responden mampu memberikan keberagaman pandangan. Berdasarkan hasil analisa data yang telah dilakukan opini publik Gianyar terhadap kinerja pemerintah Gianyar tergolong baik dengan presentase 82,8 persen. Hal tersebut juga sejalan terhadap penilaian Bupati dan Wakil Bupati Gianyar saat ini dari aspek kinerja dengan mayoritas responden menyatakan baik. Permasalahan infrastruktur terutama jalan menjadi sorotan dalam opini publik Gianyar. Permasalahan jalan menurut opini publik perlu segera diselesaikan karena jalan merupakan salah satu infrastruktur penting dalam mempermudah dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Kinerja program-program dalam pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) belum tersosialisasikan dengan baik karena masih banyak responden yang menyatakan tidak mengetahui akan program-program dari kegiatan PKK.
Oleh : bappedagianyar | 14 Februari 2020 | Dibaca : 662 Pengunjung
Rencana Induk Kelitbangan Pemerintah Kabupaten Gianyar Tahun 2018-2023
934KAJIAN PEMBENTUKAN UNIT USAHA AIR MINUM DALAM KEMASAN PDAM KABUPATEN GIANYAR
570Kajian Toko Modern di Kabupaten Gianyar
2008Penyusunan Studi Kelayakan TPA Temesi
781Study Kelayakan Pembentukan Perusahaan Umum Daerah Pasar Pada Pemerintahan Kabupaten Gianyar